Pernahkah anda membayangkan apa yang terjadi seandainya teori kuantum belum ditemukan sampai saat ini ?
Bagaimana kira-kira keadaan dunia sekarang ini tanpa teori kuantum ?
Sebelum teori kuantum ditemukan, dunia mengenal dua teori fisika (yang dianggap sudah mewakili semua) yaitu teori Newton mengenai mekanika dan Teori Maxwell mengenai Listrik-Magnet (yang melahirkan apa yang kita sebut gelombang Elektromagnet). Berdasarkan kedua teori tersebut lahirlah bermacam-macam teknologi (kebanyakan masih berteknologi mekanik), salah satunya radio yang masih dikenal hingga kini.
Teori kuantum merupakan salah satu teori tersukses yang pernah dibuat oleh manusia. Teori ini berkembang pada awal abad ke 20 yang dimulai dengan perumusan radiasi benda hitam oleh Max Planck pada tahun 1900. Beberapa tokoh yang ikut mengembangkan teori kuantum antara lain A.Einstein, N.Bohr, L.Broglie, E.Schrodinger, W.Heisenberg, M.Born, dll (sebagian besar dari pengembang teori kuantum ini mendapatkan nobel Fisika).
Teori kuantum ini sangat berhasil menjelaskan fenomena-fenomena dalam skala atomik yang tidak dapat dijelaskan oleh konsep fisika Newtonian (klasik). Dengan teori kuantum ini, para fisikawan berhasil memodelkan sistem2 atomik yang dimulai dengan memodelkan atom yang paling sederhana yaitu atom hidrogen. Dengan berhasilnya memodelkan sistem-sistem atomik, maka berkembanglah fisika nuklir dan fisika material pada pertengahan abad ke 20.
Perkembangan fisika nuklir yang paling utama adalah penemuan reaksi fisi yang memungkinkan menghasilkan energi yang sangat besar, sekitar 10^8 kali reaksi kimia. Reaksi fisi itu pemecahan suatu inti berat (misalnya U-235) menjadi dua inti yang lebih ringan. Penemuan reaksi fisi ini berdampak sangat besar pada sejarah dunia, yang pertama adalah pembuatan bom atom oleh Amerika dan diledakan di Hiroshima dan Nagasaki pada PD II yang membuat Jepang menyerah tanpa syarat dan mengakhiri PD II. Yang kedua adalah pembuatan reaktor fisi nuklir yang memungkinkan membuat proses pembangkitan energi menjadi lebih efisien. Reaktor fisi pertama dibangun oleh E.Fermi pada tahun 1942 di University of Chicago (Amerika Serikat).
Perkembangan fisika material yang paling utama adalah penemuan semikonduktor yang melahirkan apa yang kita sebut sekarang teknologi mikroelektronik. Dengan berhasil dimodelkannya semikonduktor, para ilmuwan berhasil menemukan “device-device” yang membentuk teknologi mikroelektronik, dimulai dari dioda, transistor, kemudian berkembang menjadi Integrated Circuit (IC), LED (Light Emitting Diode), Mikrocontroller, Mikroprocessor, dll. Dengan teknologi mikroelektronik inilah sekarang kita mengenal apa yang kita namakan PC (Personal Computer), Notebook, HandPhone, dan gadget-gadget canggih lainnya.
Fisika kuantum juga menghasilkan beberapa teknologi yang sangat dibutuhkan oleh dunia sekarang ini seperti Laser, Superkonduktor, Solar Cell, LCD dan masih banyak lagi.
Dari penggambaran diatas, jika teori kuantum belum ditemukan sampai saat ini, maka dunia akan serasa kembali ke abad ke 19. Tidak ada teknologi mikroelektronik yang berarti tidak ada PC (yang berarti tidak ada internet, dan tidak akan ada tulisan ini), tidak ada Notebook, tidak ada Handphone, tidak ada alat-alat digital canggih.
Semua teknologi masih menggunakan teknologi mekanik. Komputer hanya bisa digunakan untuk melakukan perhitungan sederhana (dengan menggunakan kartu-kartu yang dilubangi), itu pun tidak semua orang bisa punya. Untuk mengetik, masih digunakan mesin tik mekanik. Untuk saluran informasi masih digunakan radio, itupun hanya bisa dilakukan di stasiun-stasiun pemancar yang besar, karena masih menggunakan teknologi mekanik, maka peralatan yang dibutuhkan juga ukurannya cukup besar. Untuk berkomunikasi masih digunakan telegraf (dengan sandi Morse nya) dan surat yang konvensional (sehingga dunia tidak akan “sesempit” sekarang, karena sangat sulit dan membutuhkan waktu yang lama untuk berkomunikasi dengan belahan dunia lain).
Yang lebih ekstrem, mungkin dunia akan tetap dipenuhi oleh Imperialisme dan Kolonialisme (meskipun jaman sekarang pun masih ada, tapi tersembunyi dan berbeda metoda). Perang Dunia mungkin tidak pernah akan berakhir dan kebanyakan negara-negara di Asia dan Afrika mungkin tidak akan pernah menemukan yang namanya kemerdekaan, sehingga dunia ini hanya dikuasai penuh oleh beberapa negara besar saja.
Nah, bersyukurlah teori kuantum telah ditemukan, sehingga muncul teknologi-teknologi yang sangat memudahkan kita dalam menjalani hidup. Para ilmuwan yang mengembangkan teori kuantum ini sangat berperan besar dalam membentuk dunia sehingga menjadi seperti sekarang ini. Dan kewajiban kita lah untuk menggunakan teori kuantum dan teknologi-teknologi yang dibentuknya untuk membuat kehidupan dunia semakin lebih baik.